Minggu, 04 April 2010
Rabu, 03 Maret 2010
Sungai Boro : Paling Jernih Se-Jatim
Beberapa aktivis arung jeram mengklaim Sungai Boro merupakan kali paling jernih di Jawa Timur. Seperti sungai-sungai di Wonosalam pada umumnya yang airnya begitu jernih, Sungai Boro berada di Dusun Mendiro, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang merupakan salah satu sungai andalan di dataran tinggi milik Jombang ini. Untuk mencapai sungai paling jernih di Jawa Timur ini, kita bisa mendatangi kompleks Wisata Gua Sigolo-Golo karena salah satu titik Sungai Boro mengalir di bawah Gua Sigolo-Golo.
Nama Boro, berasal dari kata ‘ngemboro’ atau mengembara, semacam lelono atau pengelanaan dan petualangan. Aliran sungainya yang berada pada ketinggian 800 mdpl begitu deras dan berhulu di Gunung Arjuna. Sungai ini tak pernah kering karena disokong oleh puluhan sumber mata air yang sekarang kondisinya memprihatinkan, diantaranya Sumber Beji, Kendil Wesi, Selo Ringgit, Kembang Siki, yang juga merupakan penyangga Taman Hutan Rakyat yang juga masih berada di Wonosalam.
Rabu, 03 Februari 2010
Mabok Duren Rame-Rame di Kios Durian Bu Sulami
Musim durian tiba, wisatawan penggila Si Raja Buah merajalela di Lereng Anjasmoro untuk berburu Si Buah Berduri khas Wonosalam. Hampir seluruh sudut Wonosalam ramai karena para wisatawan ingin menikmati Si Buah Berduri langsung di lokasinya. Kampung Durian Wonosalam yang ada di Desa Sumber yang memiliki densitas penjual Raja Buah lebih padat dibanding lokasi lain menjadi yang paling ramai saat musim durian berlangsung.
Sepanjang jalan, banyak penjual durian lokal yang memajang dagangannya. Selama musim Durian bahkan banyak penjual dadakan yang menggelar tikar di pinggir jalan untuk ngiming-ngimingi wisatawan. Duriannya seakan ngawe-ngawe setiap pengendara yang lewat. Seperti sebuah pelet, yang menarik setiap pengunjung yang sudah ngiler jadi makin ndrodos untuk mampir dan menikmati durian segar dengan garansi belah di tempat.
Selasa, 02 Februari 2010
Durian Bido : Durian Spesial Endemik Wonosalam
Jika Manggis terkenal sebagai Ratu Buah-Buahan, mana Durianlah Rajanya. Si Raja Buah ini merupakan buah tropis yang bentuknya khas dengan duri-duri pada kulitnya. Wajarlah dinamai ‘Durian’, karena kulitnya mengandung banyak duri, seperti halnya rambut-rambut pada ‘Rambutan’.
Durian memang membagi dengan jelas tipe manusia menjadi dua kubu yang sangat berseberangan, antara manusia yang sangat tidak suka durian, dan manusia yang sangat menggilai durian. Heheheh....
Jumat, 01 Januari 2010
Pegunungan Anjasmoro Yang Gagah nan Megah
Pegunungan Anjasmoro melintang dari timur ke barat dan bertahta di empat kota sekaligus, yaitu Mojokerto, Batu-Malang, Jombang dan Kediri yang memiliki sedikit bagian kakinya. Sayangnya, banyak yang tak tahu kalau Jombang punya pegunungan. Padahal gunung yang bernama Anjasmoro bertahta megah di kawasan yang masuk dalam kabupaten berjuluk Kota Santri yang menggunakan BERIMAN sebagai slogannya.
Menurut Kamus Kata, Anjasmoro atau Anjasmara berasal dari Bahasa Sansekerta yang berasal dari dua kata yaitu anjas dan asmara. Bila diartikan per kata, anjas artinya kubu pertahanan atau benteng, sedangkan asmara berarti cinta. Bila digabung, Anjasmara artinya kubu pertahanan cinta atau kubu pertahanan suka dan duka. Bisa dikatakan pula Anjasmara berarti pintar dan pandai bercinta menurut kamus bahasa sansekerta.
Langganan:
Postingan (Atom)


