Pages

Rabu, 05 Mei 2010

Desa Sumber : Kampung Durian Wonosalam Yang Sebenar-Benarnya


Berbeda dengan wisata kampung coklat di Blitar yang memang berkonsep sebuah areal wisata yang ada dan dikelola dalam satu area khusus, wisata kampung durian wonosalam tidak berada dalam satu wilayah khusus, tetapi berada dalam wilayah desa secara keseluruhan. Jadi pengertian Kampung Durian bukan sekedar nama merek, tapi sebuah kampung dalam artian sebenarnya.


Wisata kampung durian di Wonosalam, salah satu daya tarik pariwisata dari Kota Santri Jombang BERIMAN bertempat di Desa Sumber Kecamatan Wonosalam. Sebagai penghasil durian, di seluruh Wonosalam sebenarnya banyak penjual buah durian, namun di Desa Sumber inilah paling banyak terkonsentrasi lapak pedagang yang menjual buah durian hasil kebunnya.

Minggu, 04 April 2010

Rumah Madu Samsi : Madu Murni Peternakan



Madu Samsi, adalah madu hasil peternakan lebah yang berasal dari Hutan Wonosalam. Lebah-lebah spesies jumbo diternakkan, lalu digembalakan ke daerah yang sedang musim bunga. 

Rabu, 03 Maret 2010

Kopi Luwak Wonosalam, Kopi Paling Langka di Muka Bumi


Bukan rahasia lagi bila Wonosalam terkenal sebagai penghasil Durian Bido kebanggaan Jombang. Tapi selain Durian Bido yang digandrungi banyak orang itu, sebenarnya Wonosalam juga penghasil salak, kopi dan cengkeh.

Dari Kiri : Kopi Luwak dan Kopi Super Hasil Bumi Wonosalam


Sungai Boro : Paling Jernih Se-Jatim


Beberapa aktivis arung jeram mengklaim Sungai Boro merupakan kali paling jernih di Jawa Timur. Seperti sungai-sungai di Wonosalam pada umumnya yang airnya begitu jernih, Sungai Boro berada di Dusun Mendiro, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang merupakan salah satu sungai andalan di dataran tinggi milik Jombang ini. Untuk mencapai sungai paling jernih di Jawa Timur ini, kita bisa mendatangi kompleks Wisata Gua Sigolo-Golo karena salah satu titik Sungai Boro mengalir di bawah Gua Sigolo-Golo.

Nama Boro, berasal dari kata ‘ngemboro’ atau mengembara, semacam lelono atau pengelanaan dan petualangan. Aliran sungainya yang berada pada ketinggian 800 mdpl begitu deras dan berhulu di Gunung Arjuna. Sungai ini tak pernah kering karena disokong oleh puluhan sumber mata air yang sekarang kondisinya memprihatinkan, diantaranya Sumber Beji, Kendil Wesi, Selo Ringgit, Kembang Siki, yang juga merupakan penyangga Taman Hutan Rakyat yang juga masih berada di Wonosalam.

Rabu, 03 Februari 2010

Mabok Duren Rame-Rame di Kios Durian Bu Sulami


Musim durian tiba, wisatawan penggila Si Raja Buah merajalela di Lereng Anjasmoro untuk berburu Si Buah Berduri khas Wonosalam. Hampir seluruh sudut Wonosalam ramai karena para wisatawan ingin menikmati Si Buah Berduri langsung di lokasinya. Kampung Durian Wonosalam yang ada di Desa Sumber yang memiliki densitas penjual Raja Buah lebih padat dibanding lokasi lain menjadi yang paling ramai saat musim durian berlangsung.


Sepanjang jalan, banyak penjual durian lokal yang memajang dagangannya. Selama musim Durian bahkan banyak penjual dadakan yang menggelar tikar di pinggir jalan untuk ngiming-ngimingi wisatawan. Duriannya seakan ngawe-ngawe setiap pengendara yang lewat. Seperti sebuah pelet, yang menarik setiap pengunjung yang sudah ngiler jadi makin ndrodos untuk mampir dan menikmati durian segar dengan garansi belah di tempat.

Selasa, 02 Februari 2010

Durian Bido : Durian Spesial Endemik Wonosalam



Jika Manggis terkenal sebagai Ratu Buah-Buahan, mana Durianlah Rajanya. Si Raja Buah ini merupakan buah tropis yang bentuknya khas dengan duri-duri pada kulitnya. Wajarlah dinamai ‘Durian’, karena kulitnya mengandung banyak duri, seperti halnya rambut-rambut pada ‘Rambutan’.
Durian memang membagi dengan jelas tipe manusia menjadi dua kubu yang sangat berseberangan, antara manusia yang sangat tidak suka durian, dan manusia yang sangat menggilai durian. Heheheh....

Jumat, 01 Januari 2010

Pegunungan Anjasmoro Yang Gagah nan Megah


Pegunungan Anjasmoro melintang dari timur ke barat dan bertahta di empat kota sekaligus, yaitu Mojokerto, Batu-Malang, Jombang dan Kediri yang memiliki sedikit bagian kakinya. Sayangnya, banyak yang tak tahu kalau Jombang punya pegunungan. Padahal gunung yang bernama Anjasmoro bertahta megah di kawasan yang masuk dalam kabupaten berjuluk Kota Santri yang menggunakan BERIMAN sebagai slogannya.

Menurut Kamus Kata, Anjasmoro atau Anjasmara berasal dari Bahasa Sansekerta yang berasal dari dua kata yaitu anjas dan asmara. Bila diartikan per kata, anjas artinya kubu pertahanan atau benteng, sedangkan asmara berarti cinta. Bila digabung, Anjasmara artinya kubu pertahanan cinta atau kubu pertahanan suka dan duka. Bisa dikatakan pula Anjasmara berarti pintar dan pandai bercinta menurut kamus bahasa sansekerta.